• SMP TAMAN DEWASA KEBUMEN
  • Sekolah Berwawasan Kebudayaan Nasional
  • info@smptdkebumen.sch.id
  • (0287) 385322
  • Pencarian

Dampak Covid 19 terhadap pelaksanaan UNBK 2020

Wabah virus corona COVID-19 yang menyebar di Indonesia berdampak pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2020 dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyepakati UN 2020 ditiadakan dan UTBK akan ditunda pelaksanaannya.

Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda mengatakan DPR dan Kemendikbud sepakat pelaksanaan UN ditiadakan untuk melindungi siswa dari coronavirus COVID-19. "Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati jika pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan, untuk melindungi siswa dari COVID-19," ujar Syaiful Huda dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Kesepakatan itu didasarkan atas penyebaran COVID-19 yang kian masif. Padahal jadwal UN SMA harus dilaksanakan pada 30 Maret, begitu juga UN SMP yang harus dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang. "Penyebaran wabah COVID-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah COVID-19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan," ujar dia.

Huda mengatakan saat ini Kemendikbud mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN. Kendati demikian opsi tersebut hanya akan diambil jika pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring). "Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah," ujar dia. Jika USBN via daring tidak bisa dilakukan, maka muncul opsi terakhir yakni metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah.

Untuk tingkat SMA dan SMP maka kelulusan siswa akan ditentukan melalui nilai kumulatif mereka selama tiga tahun belajar. Pun juga untuk siswa SD, kelulusan akan ditentukan dari nilai kumulatif selama enam tahun mereka belajar. "Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai rapot dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor," kata dia.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PENGUMUMAN PPDB 2020 /2021

Selamat datang di Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Online PPDB SMP Taman Dewasa Kebumen Tahun Pelajaran 2020 / 2021   Assalamualaikum. Wr.Wb Tahun pelajaran 2019/2020 segera be

27/01/2021 12:38 WIB - Administrator
Sekilas Tentang Hari Batik Nasional 2 Oktober

Sekilas Tentang Batik Batik telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Namun menurut maestro batik Iwan Tirta dalam bukunya A Play of Light and Shades, batik boleh jadi berkemba

02/10/2019 08:05 WIB - Administrator
Tahun 2020, Tak Ada Lagi Pelajaran Matematika Di Negara Ini!

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran menakutkan bagi siswa di Indonesia. Tinta merah acap kali tersemat di rapor akibat bidang studi penuh angka tersebut. Hasil riset Trends in

23/09/2019 11:27 WIB - Administrator
Menyiapkan Era Education 4.0 dengan Teknologi dengan Program Digitalisasi Sekolah

Program digitalisasi sekolah yang baru saja diluncurkan Kemendikbud, tidak akan menghilangkan proses pembelajaran dengan tatap muka. Pembelajaran dengan tatap muka antara guru dan siswa

14/09/2019 08:57 WIB - Administrator
Mendikbud Luncurkan Program Digitalisasi Sekolah di Kabupaten Natuna

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, meluncurkan program digitalisasi sekolah di salah satu pulau terluar Indonesia, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada R

14/09/2019 08:57 WIB - Administrator